PRODI D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Jalin Kerjasama dengan PHILIPS Indonesia

Pada kesempatan kali ini, prodi Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan mengadakan short course yang bekerja sama dengan PHILIPS Indonesia. Tema pembahasan yang diusung yaitu Computed Tomography Scanning dengan judul Advance CT-Scan & Interventional Radiography. Short course diadakan dalam jangka waktu dua hari, dimulai dari tanggal 31 Januari 2023 hingga 1 Februari 2023 di ruang Aula Gedung A Vokasi Universitas Airlangga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua sesi, sesi pertama merupakan sesi materi dilanjutkan sesi kedua yaitu sesi hands on.

Hari pertama, Bu Rositi selaku Clinical Applications Manager Diagnostic Imaging Philip, yang merupakan pemateri, memaparkan perihal dual layer detector spectral CT-Scan. Pemeriksaan CT-Scan memanfaatkan kecanggihan komputer dengan menggunakan prosedur non-invasif untuk menghasilkan citra penampang tubuh. CT-Scan ditemukan pada tahun 1974 dengan model single slice. Model tersebut berakhir pada tahun 1990 dan diganti dengan multi slice CT. Saat ini, CT-Scan menggunakan model spectral CT dengan menggunakan dual source yang berasal dari x-ray tube.

Hasil citra dari CT-Scan akan membantu dokter mendiagnosis kondisi pasien walaupun dalam keadaan darurat. Dalam suatu kondisi tertentu, pemeriksaan CT-Scan membutuhkan zat kontras atau pewarna untuk mendapatkan citra yang lebih jelas. Keunggulan pemeriksaan CT-Scan dibanding pemeriksaan lainnya yaitu mampu menghasilkan gambar secara cepat, informasi yang didapat jelas dan spesifik, serta biaya yang dibutuhkan lebih terjangkau. Selain itu, pemeriksaan CT-Scan juga memiliki risiko, yaitu pasien akan terpapar radiasi yang lebih tinggi daripada sinar-x sehingga dapat menyebabkan kanker.

Setelah sesi materi dipaparkan oleh Bu Rosity maka dilanjut dengan sesi hands on menggunakan workstation untuk mengolah post proccesing CT Scan jantung.

Short course Advance CT-Scan & Interventional Radiography pada hari kedua membahas tentang Intervensi Radiologi yang dibawakan oleh Bapak Rochmad Setiawan dan Azwar Arlis sebagai Clinical Application Specialist IGT. CATH Lab (Catheterization laboratory) adalah ruangan pemeriksaan yang didalamnya ada alat interventional di dalamnya dengan menggunakan kontras. Ruang cathlab ada 3 yaitu ruang operator, ruang pemeriksaan, dan ruang teknik. Perbedaan Cath lab dengan diagnostic imaging adalah dari workflownya, dimana workflownya cukup berbeda, pada cath lab team work, bukan individual, kolaborasi dengan multidisiplin healthcare, serta resikonya lebih tinggi daripada diagnostic. Persyaratan Cath lab adalah ada cath lab room, interventional x-ray, ada physician yaitu cardiologist interventional, radiologist, serta neurologist, sera ada staff yaitu perawat, radiographer, dan CTV. Kateterisasi (Cathereization) atau angiography digunakan untuk melihat pembuluh darah vena maupun pembuluh darah arteri. Angiography dibedakan menjadi cardio yang akuisisi dinamik juga mengejar kecepatan beberapa objek dan vascular yang statik, cenderung ke objek yang tidak bergerak, low kecepatan, juga Teknik akuisisi nya DSA. Selanjutnya sesi hands on dengan simulator intervensi real time dimana peserta diajak merasakan layaknya melakukan pemeriksaan intervensi di ruang cath lab.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *