Medical Imaging Events of Radiography (MASTOID) 2023: Peran Artificial Intelligence dalam Radiologi Intervensi

Medical Imaging Events of Radiography (MASTOID) 2023: Peran Artificial Intelligence dalam Radiologi Intervensi

MASTOID merupakan salah satu kegiatan seminar tahunan yang bekerjasama dengan Perhimpunan Radiografer Indonesia (PARI) yang diadakan oleh program studi D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan Fakultas Vokasi. Pada tahun ini, MASTOID 2023 sukses digelar kembali oleh Himpunan Mahasiswa D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan pada tanggal 23 September 2023. Kegiatan ini dilaksanakan secara offline di Lantai 9 Auditorium Candradimuka, Gedung Kuliah Bersama, Kampus C, Universitas Airlangga. Sama seperti tahun sebelumnya, MASTOID 2023 dihadiri oleh ratusan peserta, yang terdiri dari mahasiswa radiologi, mahasiswa Ahli Jenjang Radiologi, dan para Radiografer dari berbagai daerah. MASTOID pada tahun ini mengusung tema “The Revolution of Radiology: Exploring the Intersection of Artificial Intelligence in Interventional Radiology.” yang memiliki tujuan untuk memberikan edukasi terkait penerapan Artificial Intelligence pada bidang radiologi khususnya Radiologi Intervensi.

Kegiatan MASTOID 2023 ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan yang turut serta dalam memeriahkan acara. Tamu undangan antara lain adalah Prof. Dr. Tika Widiastuti, S.E., M.Si. selaku Wakil Dekan I Fakultas Vokasi UNAIR, Muhaimin, S.Tr.Kes., M.T. selaku kepala program studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan, R. Moh. Halil, A.Md.Rad., ST selaku Ketua PARI Pengda Jatim, serta para staff pengurus PARI.

“Diharapkan para peserta dapat menggunakan waktu untuk berdiskusi mengenai bidang radiologi sehingga mampu mengupgrade keilmuan dan pengetahuan radiologi UNAIR,” sedikit pesan oleh Prof. Tika dalam sambutannya.

Setelah berbagai sambutan disampaikan, kegiatan selanjutnya yaitu pengesahan MASTOID 2023 dengan pemukulan gong oleh Prof. Tika Widiastuti selaku Wadek I Fakultas Vokasi. Kegiatan berlanjut dengan adanya penampilan tari remo oleh teman-teman mahasiswa TRP sebagai simbol dimulainya suatu kegiatan. Dengan adanya penampilan tersebut, diharapkan dapat membuktikan jika mahasiswa TRP tidak hanya unggul dalam akademik, melainkan juga memiliki skill pada bidang non akademik.

Beralih dalam kegiatan inti yaitu penyampaian materi oleh 3 narasumber ahli profesional dalam bidang radiologi. Terdiri dari

Rochmad Setiawan, Amd.Rad selaku IGT Clinical Application Specialist of Philips,

Lailatul Muqmiroh,dr, Sp,Rad (K) selaku Interventional Radiologist RS PHC Surabaya, dan

Moh. Ali Alamsah, S. Tr. Kes selaku Cath Lab Radiografer of RSUD Dr. Soetomo.

Ketiga narasumber pada MASTOID 2023 tersebut memaparkan tiga materi yang berbeda tetapi tetap berkaitan dengan tema yang ada. Materi pertama dibawakan oleh Bapak Rochmad Setiawan, Amd.Rad selaku IGT Clinical Application Specialist of Philips. Pada sesi materi ini, teman-teman peserta diperkenalkan mengenai Apa sih AI itu? Apa saja peran AI? Dan lain sebagainya. Inti dari materi pertama adalah memberikan edukasi terkait definisi, manfaat, serta peran AI pada kehidupan manusia.

Kemudian dilanjut dengan materi kedua yang dibawakan oleh Lailatul Muqmiroh,dr, Sp,Rad (K) selaku Interventional Radiologist RS PHC Surabaya serta selalu dosen Program Studi D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan. Materi kedua lebih membahas terkait peran AI pada Dokter Radiologi Intervensi, dimana AI akan sangat membantu Dokter Radiologi Intervensi dalam menjalankan tugasnya untuk mendiagnosa suatu hasil citra dari seorang pasien khususnya pasien radiologi intervensi.

Materi yang terakhir dibawakan oleh Moh. Ali Alamsah, S. Tr. Kes selaku Cath Lab Radiografer of RSUD Dr. Soetomo. Materi terakhir ini akan lebih mengenalkan dan memberi informasi terkait keberadaan AI pada lingkup radiografer internasional. Apakah AI akan membantu kinerja radiografer intervensional? Apa saja peran AI untuk membantu radiografer intervensional? Dan lain sebagainya.

Dengan perkembangan teknologi yang pesat, pengetahuan dalam bidang radiologi pencitraan juga harus terus diperbarui. Maka dari itu, seminar ini bertujuan agar peserta dapat memahami implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam perkembangan radiologi intervensi.  Tidak untuk menggantikan prosedur sebelumnya, melainkan meningkatkan analisis dan diagnosis pasien untuk hasil yang lebih jelas dan efisien. Penggunaan AI di radiologi intervensi memberikan berbagai manfaat, termasuk mengurangi waktu rawat inap, mempercepat pemulihan pasien, dan mengurangi efek samping radiologi.

Evolusi ilmu radiologi pencitraan perlu terus dikembangkan sejalan dengan kemampuan peserta yang semakin terampil dan kompeten. Oleh karena itu, diharapkan  kegiatan ini dapat membantu peserta dalam memahami serta menerapkan ilmu radiologi untuk pengembangan karir mereka di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *